Mujahid yang bodoh atau fitnah?

Pasca bom JW Marriot dan Ritz Carlton kita dikejutkan kembali dengan beredarnya surat yang diklaim Surat 1_12574pernyataan resmi dari pelaku bom : Nurdin M Top. Surat ini merupakan bentuk ‘pertanggungjawaban’ mereka dan menjelaskan tujuan pengeboman yang telah mereka lakukan. Sejumlah pihak meragukan kebenaran surat itu, termasuk pengamat inteljen AC Manullang dan mantan anggota Jamaan Islamiyah Abu Rusdan. “Itu bukan menjadi kebiasaan kami,” jelas Rusdan.

Dalam suratnya mereka mengutip ayat-ayat Alquran sebagai alasan pembenar atas aksi mereka yang sebenarnya tidak masuk akal apabila mereka adalah orang-orang yang berilmu dan benar-benar berjihad atas nama Islam. Berikut ayat yang dikuitp :

“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (QS. Al Anfal : 17).

Menurut riwayat Ibnu Abbas r.a. surat Al Anfaal

diturunkan berkenaan dengan perang Badar Kubra yang terjadi pada tahun kedua hijrah. Peperangan ini sangat penting artinya, karena dialah yang menentukan jalan sejarah Perkembangan Islam. Pada waktu itu umat Islam dengan berkekuatan kecil untuk pertama kali dapat mengalahkan kaum musyrikin yang berjumlah besar, dan berperlengkapan yang cukup, dan mereka dalam peperangan ini memperoleh harta rampasan perang yang tidak sedikit. Oleh sebab itu timbullah masalah bagaimana membagi harta-harta rampasan perang itu, maka kemudian Allah menurunkan ayat pertama dari surat ini.
Ayat ini turun pada masa PERANG. Dan Indonesia saat ini dalam masa damai, tidak perang.  Mengambil kesimpulan tanpa melihat ayat sebelumnya adalah aneh dan tidak wajar. Perhatikan ayat-ayat sebelumnya, yaitu ayat 15 dan 16:

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur) (QS. Al Anfal : 15).

Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya.(QS. Al Anfal : 16).

Baru kemudian ayat 17 seperti yang dikutip oleh pihak yang mengaku sebagai penanggung jawab peledakan. Perhatikan, bahkan anak kecil sekalipun dengan mudah mengambil kesimpulan bahwa ayat ini tidak layak untuk dijadikan dasar aksi teror. Islam sangat lembut tapi sangat tegas kepada musuh-musuhnya. Seluruh bangsa disegala zaman telah menerapkan ayat ini tanpa disadarinya, sebagai bukti kebenaran hukum yang datang dari Allah bersifat universal.
Amerika, tanpa berfikir panjang menyatakan perang dan membunuh musuh yang menyerangnya (Irak dan afgan) walau sampai detik ini tak terbukti kebenarannya! Mereka membuang dan mengacuhkan hukum dari agamanya sendiri yang megatakan ‘bila kamu ditampar dipipi kiri, maka berikan pipi yang kanan’. Ini adalah konyol, sebaliknya hukum Al quran sangat relevan dan tegas.

Kemudian ayat kedua yang dikutip adalah :

“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”. (QS. Attaubah : 14).

Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin. Pemutusan perjanjian karena kaum musyirkin melanggar perjanjian dan sumpah yang telah disepakati bersama. Perhatikan ayat-ayat 12 dan 13 berikut :

Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti. (QS. Attaubah : 12).

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (QS. Attaubah : 13).

Jelas, Surat At taubah ayat 14 sama sekali bukan ajakan perang tanpa alasan. Bukan ayat untuk mengajak orang Islam pada kekerasan dan berlindung dibalik ayatnya.

Mereka juga mengutip surah Ali Imran ayat 54. Menariknya setelah di cross check dengan Al quran yang berbeda, isi dan makna mengalami perubahan. Perhatikan kutipan ayat dari surat pernyataan teroris :

“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).

Dan berikut adalah versi Al quran terjemahan digital yang saya punya dan Quran terbitan penerbit Diponegoro Bandung:

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. Ali Imron : 54)

Surat Ali ‘Imran yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat Madaniyyah. Dinamakan Ali ‘Imran karena memuat kisah keluarga ‘Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa a.s., persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam a. s., kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘Imran, ibu dari Nabi Isa a.s. Surat Al Baqarah dan Ali ‘Imran ini dinamakan Az Zahrawaani (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab(Nasrani), seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa a.s., kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. dan sebagainya. Mereka membuat tipuan tentang rencana pembunuhan Nabi Mulia Isa, tetapi Allah menyelamatkan Isa dari rencana makar itu dengan membalas tipuan orang-orang musyrik.

Perhatikan ayatayat sebelumnya :

Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.
Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah).” (QS Ali Imran, 51-53)

Dalam surah yang dikutip secara serampangan ini mereka seolah ingin menunjukan bahwa Allah adalah pembuat makar, pembuat teror sehingga patut ditiru oleh orang Islam. Ayat ini jelas telah diselewengkan!
Perlu diketahui ayat-ayat tersebut adalah ayat yang umum dibajak oleh orang-orang yang membenci Islam, memakainya untuk tujuan propaganda-propaganda anti Islam seperti yang dilakukan oleh Gert Wilders dengan film ‘fitna’. Tetapi Alhamdulillah, kejadian demi kejadian tidak membuat cahaya Islam meredup. Tetapi sebaliknya semakin cemerlang karena orang semakin dibuat untuk belajar dan mengetahui yang sebenaranya. Orang muslim dan non-muslin ditarik untuk membaca versi lengkap ayat yang dipotong yang di pakai secara serampangan dan menjualnya dengan harga yang sedikit.

Apabila anda menemukan potongan ayat yang bersifat provokatif dan menyerang, tetaplah berfikir jernih dan tenang. Tetap berprasangka baik dan penuh damai seperti yang diajaran oleh Nabi kita yang mulia Muhammad. Kemudian buka Al quran terjemahan yang anda punya dirumah, baca dan bandingkan. Niscaya anda akan tersenyum lega…Maha benar  Allah dengan segala firmannya.

Sekarang anda bisa menyimpulkan, apakah surat yang dikatakan resmi dari pelaku teror itu berasal dari orang alim yang berilmu agama atau suatu fitnah yang keji?

2 thoughts on “Mujahid yang bodoh atau fitnah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s