Gerakan 1 Juta Facebookers Dukung Bibit & Chandra

JAKARTA – Penahanan terhadap Chandra M. Hamzah dan Bibit S. Riyanto melahirkan simpati yang tinggi facebookdi kalangan masyarakat luas. Salah satunya melalui situs jejaring sosial, facebook, dengan nama Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto.

Bukti tingginya simpati publik terhadap Chandra-Bibit terlihat dari jumlah member yang terus bertambah. Koran ini mencatat, dalam satu menit, jumlahnya bertambah 100 member. Hingga pukul 22.20 tadi malam jumlah member mencapai 56.490 members.

Dalam pengantarnya disebutkan, grup tersebut didedikasikan untuk perjuangan yang luar biasa dari Chandra dan Bibit. “Harus ada pemberian Award kepada Beliau berdua,” tulis pembuat grup gerakan tersebut. sebagai bentuk kecintaan kepada KPK, pembuat grup mengajak mendukung gerakan itu. “Ayo kirim semua teman-teman kita, kejar target 1.000.000 Facebooker,” ajaknya.

Komentar-komentar yang muncul dalam gerakan itu beragam. Mulai yang mendukung Chandra-Bibit, mengecam polisi, hingga mempertanyakan sikap Presiden SBY dalam permasalahan tersebut. “Allah tak pernah tidur. Semoga segera ditunjukkan-Nya yg benar n yg salah agar rakyat tak resah berkepanjangan. Sukses selalu, KPK!” tulis pengguna facebook Dewie Sekar.

Pengguna facebook bernama Hendra Rudiansyah punya pendapat tentang sikap polisi yang menahan Chandra-Bibit. “sang “Buaya” yg sesat pikir “n tindakan..” tulis dia. Sementara pengguna facebook bernama Denny Rastafara menulis, “maling maling kecil dihakimi.. maling maling besar dilindungi…..Smg apa yg sebenarnya terjadi dan siapa yg benar atau pun siapa yg salah lekas terungkap…”

Dukungan yang ditunjukkan melalui komentar-komentar juga menyindir kepemimpinan SBY. Bahkan ada yang membandingkan dengan JK, mantan Wapres. “Kecewa dengan sby, rindu dengan ketegasan JK. harus ada tim independen utk menyelidiki kasus ini,” tulis pengguna FB bernama Dido Prasetya.

Jean Gerardino, justru lebih tegas lagi dalam komentarnya. “Kalo dulu kita bisa lengserkan soeharto, sekarang tentu kita masih punya kekuatan untuk lengserkan soe yang satu ini…” Sementara pengguna bernama Kuli Iccang menulis, “CHANDRA FOR PRESIDEN !”

Di bagian lain, sejumlah aktifis dari berbagai organisasi mengecam penahanan terhadap dua pimpinan KPK non aktif Chandra Marta Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Keprihatinan itu, kemarin disikapi dengan mengumumkan “Indonesia Darurat Keadilan” bagi langkah penegakan hukum.

Mereka berkumpul di kantor Imparsial, Jalan Diponegoro. Di antaranya, purnawirawan polisi yang kritis Bambang Widodo Umar, Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki, pengamat Hukum Tata Negara Saldi Isra, sejumlah aktifis Indonesian Corruption Watch (ICW), Kontras, AJI, dan sejumlah aktifis lain. Mereka mengungkapkan keprihatinan penahanan terhadap Chandra dan Bibit.

Cara deklarasi para aktifis itu cukup unik. Masing-masing menyampaikan pendapatnya terhadap upaya kriminalisasi itu di depan puluhan roti buaya. Roti dihidangkan di atas meja dengan membentuk tulisan KPK. Satu persatu aktifis mengutarakan pendapatnya soal penahanan dua petinggi lembaga antikorupsi itu. Beragam pendapat, namun muaranya prihatin dengan realitas penegakan hukum tersebut.

Usai aksi itu, masing-masing aktifis langsung berebut mengambil roti. “Oke rotinya silakan dimakan,” jelas aktifis Imparsial Rusdi Marpaung. Dengan gemas, para aktifis itu memakan roti tersebut. Kepalanya diremas-remas lalu dikunyah. “Entah kenapa kalau makan roti buaya saya lahap sekali,” kata seorang aktifis di halaman kantor Imparsial itu.

Roti buaya merupakan sindiran bagi penegakan hukum yang dilakukan polisi. Sejak konflik KPK- Polri mencuat, idiom cicak dan buaya makin populer. Cicak mewakili KPK, sementara buaya adalah polisi. (JPPN/KN)

12 thoughts on “Gerakan 1 Juta Facebookers Dukung Bibit & Chandra

  1. rakyat mendukung KPK untuk berantas2 koruptor Indonesia, termasuk mafia koruptor sesuai nama isi rekaman, ayo KPK pantang mundur maju…..terus.

  2. yah… yang bisa dilakukan hanya berdoa dan elus dada saja. KPK & POLRI adalah sama-sama lembaga negara, para pemimpinnya juga sama-sama anak bangsa dan mereka semua adalah putera terbaik bangsa. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa memberi petunjuk kepada bangsa ini untuk dapat menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Amien.

  3. apasih yang pernah ditangkap buaya/polisi terhadap korupsi OMDO rakyat perlu bukti buaya…kelas 5000 aja masih dikantongi…di jalan. kok ngak bersihin korengnya sendiri….baru belajar ke cicak /kpk

  4. Penahanan Bibit dan Chandra Hamzah oleh pihak kepolisian rupanya memang mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Tidak hanya para tokoh ternama negeri ini, namun para facebooker pun ternyata tidak mau ketinggalan.

    Jumlah dukungan dari facebookers pun grafiknya terus naik dari hari ke hari. Namun bagaimana pun faktanya, mudah-mudahan kasus ini memang berjalan di rel yang seharusnya tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
    Cara Membuat Blog

  5. Dari: susno_duadji@yahoo.com
    Judul: Re: [Keluarga POLRI] Kutipan dari harian Sindo, untuk kita renungkan.
    Kepada: “Jacky Mardono Tjokrodiredjo”
    Tanggal: Jumat, 11 September, 2009, 10:16 PM

    Yth Bpk Jacky Mardono Tjokrodirejo
    Selaku Guru, Senior, Bapak, Panutan, dan Lurah KBP

    Perkenankan pd kesempatan ini melalui Email kami menyampaikan penjelasan terkait dng informasi yg direlease media masa pd minggu ini dng berbagai judul yg pd intinya ADA PERSAINGAN ANTARA POLRI DAN KPK atau SALING BALAS DENDAM ANTARA POLRI DAN KPK, Isu yg muncul Polri menangkap/memeriksa Pimpinan KPK dan KPK akan memeriksa Pejabat Tinggi Polri berinisial SD karena diduga Korupsi dalam penyidikan kasus bank Century.

    Jelas sekali bhw Pati Polri berinisial SD adalah saya SUSNO DUADJI, oleh karenanya sbg seorang Perwira Tinggi Polri, seorang Alumni Akabri Kepolisian yg secara langsung adalah anak didik Bapak Jacky Mardono,dan sebagai anggota Polri, secara moral sy harus pertanggung jawabkan dng jawaban penjelasan sbb :

    1. Saya masih dan tetap konsisten memegang sumpah Perwira bahwa saya sampai saat ini tidak akan dan tidak pernah melakukan suatu perbuatan yang akan menjatuhkan/merendahkan martabat Perwira Polr melakuka
    Kaitanya dng tuduhan SUAP Rp 10 M dlm menangani kasus bank Century ini adala FITNAH yg sungguh menyakitkan. Yg benar adalah dng susah payah Bareskrim melacak unt menemukan dan menyelamatkan asset hasil kejahatan bank century baik di dlm dan luar negeri, hasilnya sungguh menajubkan dari kerugian bank century Rp 6,7 T berhasil ditemakan. Setara Rp 13 Triliun di LN, dan Rp 900an M di DN. Skr sdh dibekukan di bank2 di LN menunggu putusan tetap thd para tersangka unt proses pengembalian ke Indonesia. Trm ksh bantuan bpk IJP B. Permantoro Wkl Ketua PPATK.
    Ttg tuduhan kabareskrim campur tangan dlm pencairan rekning nasabah bank century itu BENAR sekali krn kasus bank century ditangani oleh Tim SKB gabungan beberapa instansi terkait termasuk unt meneliti dan melacak rekning dan aliran dana (bi,polri,ppatk,lps,century baru) hasilnya adalah rekning yg diduga kealiran uang haram para pelaku langsung dibekukan dan disita, rekning yg clear langsung bisa beraktivitas. Ada beberapa rek besar yg tidak mampu dibayar oleh century walau sdh diklarifikasi, saya curiga pdhl dana LPS sdh digrujug melebihi perkiraan. Pemilik dana putus asa, marah dan lapor ke Bareskrim, BI, Menku dan LPS. Menejemen Century ketakutan dan minta unt jangan diproses takut bank akan rush karena kehilangan TRUST/kepercayaan. Menejemen Bank menyuruh pemilik rekning minta surat klarifikasi pd kabareskrim sbg syarat pencairan, sy heran pdhl klarifikasi oleh tim gabungan, oh rupanya ini akal2an bank unt tunda wkt bayar. Masih jg tidak cair akhirnya bank minta bareskrim memfasilitasi perundingan kedua pihak, saya setuju asal di kantor bareskrim. Kedua pihak daytang saya terima dng dir 2/eksus ternyata tidak juga dpt dicairkan dng alasan dana belum ada, smp skr belum cair. Hal inilah yg membuat sy tambah curiga dan melalui teman2 sy minta hal ini diangkat ke publik unt dicari apa penyebabnya, ternyata hasilnya baik skl, BPK akan mengaudit semoga jadi kenyataan dan membuahkan hasil positif unt titik awal penyidikan polri ke tahaf berikut.
    2. Sejak awal saya jadi kabareskrim sy diberitau kalau tlp saya disadap KPK, dan bukan hanya hp saya saja tapi hp petinggi polri lainya: para direktur bareskrim, Log, lantas, ka/wakapolri. Hal ini saya infokan pd Kapolri, KaBIK dll
    3. Awal 2009. Antasari Anhar Ket KPK ditangkap Polri krn pembunuhan.mulai ditiupkan isu Polri mengkerdilkan KPK.
    4. Pd rapat staf KPK Abdullah Lukemahua (Penasehat KPK) menyatkan stand Polri lawan KPK 1 : 0 mari kerja keras supaya stand menjadi minimal 1 : 1lalu ditemukan ide membuka hasil penyadapan Polri.terpilihlah
    5. Sejak tilpun disadap sy gunakan kesempatan ini unt mepermaikan Pimpinan KPK dengan cara berbicara seolah2 akan terjadi serah terima uang suap pd saya, pancingan dan jebakan dilakukan 3x, sbb :
    7. Polda metro sidik kasus penyadapan hp Rani yg terkait antasari. Penyadapan atas perintah wkl ketua kpk Chandera Hamzah dan telah diperiksa penyidik kpk,situasi ini diramaikan dng situasi kasus putih.
    8. Sy sngt mencitai KPK krn sec moral dan history sy punya keterikatan dng KPK sbb sy adalah seorang tim perancang UU ttg KPK, saya tdk rela kalau KPK dinodai oleh perbuatan kesewenang2an dan penyalahgunaan wewenang oleh segelintir oknum di KPK.
    9. Sejak kepemimpin generasi ke II KPK sy sedih banyak sekali penyalah gunaan wewenang, tebang pilih, menghukum yg kecil membebawskan yg beswar, berlindung di balik pujian dan pembelaan NGO penjilat, cengeng kayak bayi baru dipanggil merengek pd NGO.
    10. KPK berhasil membangun citra diri sbg hantu, semu org takut, pikiran waras jadi hilang, even DPR yg galak itu, polisi, gubernur dll takut sama KPK, tak ada yg berani koreksi kesalahan.
    11. Logika berpikir public jadi hilang ; penyadapan sebelum penetapan status pemilik tilpun dianggap legal, alat bukti yg didapat sec illegal dianggap legal, tdk puas menjadi penyelidik,penyidik, penuntut, juga menjadikan diri sbg pembuat undang2 ter bukti dng menciptakan alat bukti baru berupa “omong2 di sidang” yg dikemas dlm bahasa asing spy nampak ilmiah “fakta yuridis hasil Persidangan” anehnya sidang orang lain dipakai sbg alat bukti orng lain. KPK unt lidik dan sidik menggunakan hukum acr yg agak berbeda dng hukum acara konvensional dng maksud unt mebatasi agar wewenangnya tdk disalah gunakan ; spti penetapan seseorang sbg terlidik adat syarat tertentu, penetapan unt ditingkatkan sbg tersangka dll,syarat pencekalan, penyidikan tanpa penghentian penyidikan, dll. Nyatanya persyaratan dan prosedur ini dilanggar sendiri.
    12. Antasari Anhar Ketua KPK non aktif dari balik jeruji tahanan sec resmi melaporkan kejahatan yg dilakukan pimpinan KPK dan Pejabat KPK yaitu terima suap kasus PT. Masaro dan penyalahgunaan kewenangan spti penentuan tersangka, cabut cekal berfungsi sbg SP3 dll, laporan dan Testimoni diteruskan pd DPR dan publik shg menjadi pertanyaan anggota Dewan pd RDP dng Kapolri..
    13. Beberapa contoh kasus besar yg diproses KPK raib tak jelas ujung pangkalnya ditelan oleh kejutan KPK nangkapi anggota DPR atau mantan pejabat. Jarang kita dengar swata yg jadi TSK kecuali Anggoro yg berani melakukan perlawanan krn merasa benar, dia berani ! Pernahkah kita punya catatan ttg kasus ; Sinar Mas Nilai Rp 1,5 T , RNI juga Rp x T, Joko Chandera yg dicabut cekalnya oleh KPK, dll.
    14. Sebagai KBP tidakah kita tersinggung berat dng statment NGO bhw Polri dan jaksa tdk mampu tangani korupsi dng baik, itu OMDO alias Omong Doang tanpa data yg sahih, ini fakta autentik thn 2008 KPK dng Rp 397 M menghasilkan P21 sebanyak 30 Perkara, Polisi dng Rp 8 M dng 161 Perkara, Jaksa 180 perkara dengan sekitar Rp 20 M. Masih ditambah lagi dng kewenangan istimewah yg dimiliki KPK. Hayo mana yg hebat ?
    15. Masih tergores luka di hati sy melihat Mantan Kapolri Rusdihardjo dizolimi KPK, waktu itu sy msh di luar Polri. Sekarang KPK coba mau menzolimi isteri mantan wk Polri dan seorang pejabat BPK Pensiunan Pati Polri. Sy tau mereka belum dan tidak pantas jadi tersangka, jiwa corp sy bergetar unt tampil dan memberi pesan yg jelas dan tegas pd KPK unt jangan coba memerika Ibu dan bpk KB Polri tsb tanpa seijin Kabareskrim, dan mereka diberi pengamanan para sneper tangguh, bathin sy tentram karena Keluargaku tidak dizolimi lagi. Saya bangga dengan komandan dan seniorku TB1 dan TB2 ternyata BELIAU sngt setia pd KB Polri, aku SALUT dan SALUT.
    16. Tidak ada permusuhan atau saingan antara Polri dng KPK apalagi unt lenyap kan KPK krn dari sejarahnya KPK lahir oleh “BiDAN” pintar dan setia namanya POLRI, dan smp saat ini ada 126 Personil terbaik Bareskrim ditugaskan di KPK, tanpa mereka KPK tak ubahnya macan ompong tanpa kuku dan sakit2an.

    Pk Jacky dan Warga KBP yg terhormat, saat ini umur saya sudah setengah abad lebih, sdh punya cucu. Tentunya sbg murid Pk Jacky sudah menjadi sumpah setia bhw saya TIDAK ingin membuat beliau MALU. Apapun tindakan yg saya lakukan sudah saya hitung untung ruginya, sudah saya hitung apa dampaknya bagi sypribadi, bagi institusian, bagi KBP dan apa manfaatnya bagi masyarakat.

    Pk Jacky yg saya hormati, sdh sy prediksi bhw apabila genderang ini saya tabuh maka sy akan diserang dng membabi buta baik oleh lawan maupun kawan, sy akan dijuhi, dan dituduh apa saja dan semua org langsung percaya dan yakin pd tuduhan yg dikemas dng baik dialamatkan pd saya. Tradisi bangsa kita ; cepat percaya pd berita media, malas berfikir apalagi analisis. Saya tau posisi citra sy saat ini tapi saya tak akan mundur satu inci pun.
    Saya akan malu duduk di kursi Kabareskrim kalau tidak nelakukan perubahan, tidak berani memerangi penyelewengan walau siapa dan apapun yg saya hadapi. Sy sdh hitung tdk mungkin sy duduk di kursi Kabareskrim smp 5 thn, ya artinya kalau sy tidak berbuat sekarang lantas kapan lagi ? Gendang itu SUDAH saya tabuh, artinya perang melawan kezoliman dan kesewenang2 an sudah jalan, saya tdk perlu melawan media krn energy media demikian dahsyat, sy akan bersinergy dng energy itu shg nanti waktu jualah yg akan menghapus semua praduga yg salah.
    Percayalah waktu berjalan cepat dan tiada seorangpun mampu membendung kebenaran itu.
    Sekian !
    Hormat saya pada warga KBP dan warga Polri umumnya.
    Jakarta, 12 september 09

    Susno duadji 1977

    Regards,

    Susno Duadji

  6. Sangat sedikit menemukan keadilan di dunia dan negeri ini….Bibit dan Chandra adalah bagai penjelmaan malaikat…. Sesungguhnya hukum tertinggi adalah oleh Allah SWT…..Maju terus Cicak..

  7. Polisi benar2 panik dgn beredar-a transkrip,mereka takut semua bkal terbongkar..,ayo rakyat..! Kta bangkit melawan kedholiman ini,krn pemrntahan sby tdk bsa kta hrapkan lgi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s